“Jul, Lu yakin dengan kondisi seperti ini lu
akan tampil maksimal?” Demas
“Yakin lah. Gwa gak mau uang 500 ribu kita itu
hangus karena gwa.” Julia
“Dan gwa juga gak mau mengecewakan Kalian
Semua. Sia-sia juga kan kita udah latihan secara serius untuk Audisi ini, tapi
Audisinya kita Batalin” Lanjutnya
“Oke Deh. Berarti kita semua Siap Berangkat
Ok” Rinal
Di perjalanan menuju Bandung pun, mereka semua
menyimpan seribu Harapan untuk Audisi tersebut.
Sesampainnya
mereka di Kota Kembang, tepatnya di Central Teater Bandung, terlihat antrian
band-band Indie Lainnya. Sesaat Demas mengambil Nomer urut tampil, Phantom
berkesempatan untuk tampil di Urutan 88.
Hm, angka yang cukup beruntung sekali. Angka 8 dikenal angka yang paling
Beruntung dan Abadi. Karena angka 8 tidak akan pernah “PUTUS” dan terus melekat
dan menempel. Cukup lama sih menunggu antrian ke 88. Apalagi di audisi tersebut
di ikuti oleh band indie sebanyak 150 Band saja.
“Lama juga yah kita nuggu antrian!” Rahman
“Hm sabar aja lah. Masih ada 15 Band lagi
untuk menuju ke urutan 88”Amelda
“Dari pada Bete, mending kita agak Preparing dulu sedikit” Rinal
Sambil menunggu antrian, mereka pun sedikit
Gladiresik untuk Audisi nanti. Dan band Indie lainnya pun melakukan hal yang
sama dengan Phantom.
Phantom pun akan menyanyikan lagu Air Mata
Darah, Berdiri Teman, dan Constant Motion dari Dream Theater. Jam 13.30,
berhubung nomer antrian sudah sampai pada nomer 87, Phantom pun bergegas menuju
Back Stage (Belakang Panggun) untuk
bersiap-siap Tampil di atas Panggung.
Dan
tibalah nomer antrian 88, Phantom pun naik ke atas panggung dan langsung
menyanyikan ke tiga lagu tersebut. Kurang lebih nsetengah jam, tak terasa
mereka pun telah selesai tampil. Dan Band indie yang lainnya pun telah Tapil
dengan Sempurna.
Tepat
pada jam setengah delapan malam Juri dari audisi beserta personil Band Muse itu
berunding untuk memilah Band mana yang cocok untuk manggung bareng Muse di
Wembley nanti. Raut Muka tegang dari Band lain termasuk Phantom pun menemani
suasana tersebut.
“Tegang banget nih” Amelda
“Tenagnaja lah Insya Allah kalau Allah mengijinkan
kita Menang.” Demas
Para personil Muse pun beserta juri langsung
naik ke atas panggung untuk mengumumkan Band mana yang akan di bawa sama Muse
ke London untuk manggung bareng Muse.
Nominasi
di sebutkan secara mundur. Dari juara tiga sampai Pertama. Suasana semakin
tegang saat juri mengumumkan pemenang.
“Juara Ketiga di raih oleh... Regency Band
dari kota Yogyakarta” Juri
“Juara Kedua di raih oleh... Radela Band dari
Bandung”
“Semoga kita Juara Pertama KAWAN” Julia
“Dan Juara PERTAMA yang akan di bawa oleh Muse
ke London adalah... Pahntom Band dari Sumedang”
“Alhamdulillah ya Allah, kita juara
Pertamaaaaa” Rahman
“Yeaaaaah Wembleeeeeeeeeeeey Londoooooon”
Amelda
“Amin ya Allah ya robal alamin” Demas
“Dan untuk itu kami persilahkan pada ketiga
pemenang untuk naik ke atas Panggung” Juri
Di
atas panggung itu pun mereka tampak senanng sekali. Karena mereka baru pertama
muncul di dunia Musik Indie dan Hebatnya mereka bisa terpilih untuk mengisi
acara di Wembley London pada Konser band MUSE. Dan Phantom pun akan di
berangkatkan oleh Produser Muse sendiri ke Wembley tepat bulan Maret tahun 2010
mendatang.
Di
hari Senin pagi SMP Rintisan Internasional 2 itupun segera melaksanakan Ujian
Tengah Semester. Terlihat di kelas Mereka bertiga itu pun tengah sibuk untuk
membaca kembali pelajaran yang akan dihadapi. Mereka berlima pun masih tampak
senang mengingat momen dan perstasi yang mereka dapat di suatu ajang musik itu.
Walau Amelda dan Julia tidak satu sekolah dengan Rinal, Rahman, dan Demas,
tetapi mereka tetap merasaa senang.
Dengan
berjalannya waktu, Ujian Akhir Semester itu pun telah usai. Tepat pada hari
Jum’at semua sekolah di Kota itu telah selesai melaksanakan kegiatan tersebut.
Beruntungnya lagi Rinal, Rahman, dan Demas tidak ada sama sekali pelajaran yang
di Remedial. Sungguh Luar biasa sekali. Dan di sisi lain Amelda dan Julia Pun
tidak ada pelajaran yang di remedial. Meskipun mereka adalah anak Band, tetapi
mereka juga harus tahu bahwa mereka masih duduk di bangku SMP. Maka dari itu,
mereka selalu giat belajar walau mereka anak Band.
Habis
sudah sepekan dari hari remedial tersebut. Tepat pada tanggal 27 Desember sang
wali kelas Rinal, Rahman, dan Demas pun membagikan Rapot muridnya
masing-masing.
“Ya anak-anak Ibu akan membagikan Rapot kalian
dan akan mengumumkan ssapa saja yang masuk Ranking sepuluh besar.” Tutur
seorang Ibu Mulyani
“Aduh Nal,gwa kira-kira masuk ke ranking
berapa Ya?” Demas
“Gak tahu? Gwa juga kira-kira ranking berapa”
Rinal
Setelah sang walikelas itu pun membagikan
rapot,beliau pun langsung mengumumkan siapa saja siswa di kelas 7F yang masuk
sepuluh besar. Dan tidak di sangka,seorang Rinal pun masuk di urutan ranking ke
2. Dalam posisi pertama ada Nuri,terus di tutur oleh
Rinal,Dzaky,Derry,Nevirra,Demas,Shendi,Berlian,Intan,Rahman,dan Lusiana. Mereka
bertiga masuk ke urutan Sepuluh besar. Sangat senang rasanya jika mendapatkan
Ranking yang cukup sempurna. Di samping itu Amelda dan Julia pun Masuk Ranking
sepuluh Besar. Tepatnya Amelda di ranking 4 dan Julia di ranking 5.
Tanggal
29 desember 2009, anak-anak Phantom merencanakan sesuatu untuk merayakan
kemenangan Phantom pada saat Audisi tersebut. Mereka berlima pun sedang berada
di rumah sang Julia.
“Hey, soal kemenangan kita, nanti kita bikin
Perayaan Yuk” Rahman
“Waaaah Setuju tuh. Acaranya apa aja?” Julia
“Hm apa ya? Mas, lu ada Ide gak?” Rahman
“Ya udah perayaannya ada secara Religius dan
ada secara Rame-ramean” Demas
“Boleh
juga, jadi kita perayaannya ada ngaji, terus musik, dan ada band juga.”
“Ok ok. Tapi mau kapan?”Julia.
“Malem
Tahu Baru aja sekalian.” Rahman
“Waaah
Gwa Setuju tuh..”
Disitu
pun Demas langsung memberitahukan kepada Amelda dan Rial.
Setelah mereka memberitakan
rencana itu kepada Rinal dan Amelda, mereka pun menetapkan tempat acaranya.
Yaitu di Rumah seorangJulia.
Demas yang sedang merasakan jatuh cinta kepada
seorang wanita itu direncanakan juga. Apa yang di rencanain seorang Demas,
sampai-sampai dia niat banget ingin menjadi kekasih si perempuan itu.
“Mah,
sini deh. Demas pengen ngomong sesuatu ke Mamah” Demas
“Ngomong
apa sih. Kayaknya penting banget.”
“Gini
lo Mah, waktu aku lagi di event sekolah aku nabrak seorang perempuan Mah.”
Demas
“Terus
gimana dong? Pasti berantakan kan barang yang dia bawa?”
“Iya
sih. Tapi tahu gak, dia orangnya baik banget lo mah.”
“Kalo
dia Baik mau kamu apain?”
“Demas,
pengen banget si perempuan itu jadi pacar aku Mah.”
“Weleeeeh.
Baru masuk SMP aja kamu udah kayak gini.”
Mamah
Demas pun langsung berdiri.
“Tapi
Mah dia baik Banget..” Demas
“Kalo
dia Baik, kenapa harus lama-lama ngobrol sama Mamah kayak gini?”
“Jadi
Boleh Mah?”
“Asal
kamu jangan melupakan orang tua, waktu, terutama Pelajaran Ok”
“Aaaaahehey.
Makasih Mah. Ntar aku kenal deh sama Mamah.”
Setelah
sekian lama Demas dan Mamahnya itu berbicara panjang lebar, akhirnya Demas dapat
di perbolehkan untuk mempunyai si perempuan itu. Cuman, sekarang tinggal
perjuangan seorang Demas saja yang harus bekerja untuk mendapatkan si perempuan
itu.
Jam 15.00 Tanggal 31
Desember 2009 tepatnya Malam tahun baru Demas pun langsung mengajak jalan-jalan
sarah entah kemana dan apa alsan Demas untuk mengajaknya jalan-jalan. Tak lama
Demas di perjalanan,Demas pun mengajak ke caffe yang kemarin Sarah kunjungi.
Memang, mereka berdua sudah cukup lama berkenalan. Tetapi Tuhan berkata lain
untuk Demas. Sehingga Demas pun langsung To the Point pada Sarah.
“Hm De,kan
kaka udah pernah nabrak ade waktu di event,terus kaka juga masih punya banyak
salah karena udah malu-maluin ade waktu itu. Dan kebetulan ade juga udah bilang
bahwa ade udah putus sama pacar ade. Nah sebegai balasannya,kalo ade Mau, Kaka
siap kok mengisi kekosongan Ade?” Demas yang begitu PD.
“Hm,soal
tabrakan ade juga udah ngasih kaka maaf dari dulu. Tapi ade juga ga sia-sia
nikmtain PDKT kaka terhadap ade selama ini. Walau PDKT-nya cuman sebentar,tapi
ade udah tahu kok karakter kaka kaya gimana!” Sarah
“Terus
gimana? Permintaan Kaka terkabul gak?” Demas
“Soal
permintaan kaka, ade sih...!!!
(Demas pun
mulai gugup)
"Ade
terima permintaan Kaka” Sarah dengan senyumnya.
"Hm...
Makasih yah ade udah Nerima Kaka" Demas
"Iya
Ka,Semoga aja kita bisa saling Perhatian..." Sarah
Mendengar
itu pun Demas langsung girang dan senang,karena wanita idamanya itu telah ia
jadikan Pacarnya yang pertama kalinya Ia rasakan. Tanggal 31 Desember 2009
tepat dengan malam tahun Baru dan acara perayaan kemenangan Phantom mereka pun
membangun sebuah percintaan. Hubungan mereka pun berlanjut sampai
Berbulan-bulan.
No comments:
Post a Comment